ads
ads

18 Januari 2026

AI Memberikan Resiko Lebih Besar Pada Industri Keuangan Dunia

0 comments

 

ai
gelembung ai

World Economic Forum (WEF) memperingatkan bahwa gelembung kecerdasan buatan (AI) dapat memiliki dampak lebih parah dibandingkan gelembung dotcom tahun 2000. WEF juga memberikan perhatian pada risiko pasar finansial yang bergantung pada perusahaan teknologi besar, dengan belanja modal AI diprediksi mencapai US$1,5 triliun pada 2025.

Gelembung dotcom 2000 merupakan periode spekulasi berlebihan di pasar saham teknologi, terutama perusahaan internet, yang memuncak pada Maret 2000. Fenomena ini menyebabkan kenaikan nilai saham secara dramatis di indeks NASDAQ, dari sekitar 1.000 poin pada 1995 menjadi 5.132 poin pada puncaknya. WEF menyebutkan bahwa kerentanan pasar finansial yang kini sangat bergantung pada segelintir perusahaan teknologi raksasa, khususnya yang terkait dengan pengembangan artificial intelligence atau akal imitasi (AI), komputasi kuantum, dan nuklir.


sumber: bisnis