ads
ads

13 Agustus 2026

YouTube Resmi Lipat Gandakan Syarat Monetisasi Mulai 1 Februari 2027

0 comments

 

sul
makin sulit

Pernah terbayang tidak, sudah bikin konten siang-malam tapi gerbang buat menghasilkan uangnya tiba-tiba digeser jadi dua kali lebih jauh?

Nah, per 1 Februari 2027 nanti, kenyataan pahit ini harus dihadapi oleh seluruh kreator baru di YouTube. Platform video terbesar ini resmi mengubah aturan main YouTube Partner Program (YPP). Intinya: mau cari cuan dari iklan sekarang bakal dua kali lipat lebih sulit.

Kalau dulu kita cuma butuh 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang untuk mulai gajian, besok syarat jam tayangnya melonjak jadi 8.000 jam dalam setahun! Buat yang fokus main YouTube Shorts, tantangannya juga tidak main-main. Target yang tadinya 10 juta views, kini meroket wajib tembus 20 juta views dalam waktu 90 hari.

Bukan cuma buat pendatang baru, kreator yang sudah "senior" dan akunnya sudah menghasilkan uang pun tidak bisa lagi malas-malasan. YouTube menerapkan aturan baru agar status monetisasi tidak dicabut. Pilihannya ada tiga: dalam 90 hari akunmu harus tetap menghasilkan 1.000 jam tayang, dapat 1 juta views Shorts, atau minimal banget mengunggah 2 video panjang atau 5 video Shorts. Intinya, jangan sampai akunmu mendadak jadi kuburan sepi.

Kenapa YouTube mendadak jadi "sekejam" ini?

Amjad Hanif, selaku Vice President Creator Product YouTube, buka suara. Dia menjelaskan kalau ekosistem kreator sudah jauh berubah sejak aturan terakhir dibuat tahun 2018 lalu. Sekarang, YouTube tidak mau lagi memberi panggung (dan uang) kepada akun yang cuma beruntung karena punya satu video viral, setelah itu hilang ditelan bumi.

Lewat aturan baru ini, YouTube ingin mencari dan menghargai orang-orang yang memang serius. Mereka ingin memprioritaskan kreator yang konsisten, kreatif, dan mampu membangun hubungan nyata dengan penontonnya secara jangka panjang.

Jadi, buat kamu yang baru mau mulai atau sedang berjuang mengejar jam tayang, kompetisi sudah resmi naik level. Sudah siap putar otak buat bikin konten yang lebih bikin penonton betah?

sumber bacaan: teknologi_idkompas